Tiroiditis Granulomatosa Subakut

Monday, December 11th, 2017 - Gangguan Hormon, Penyakit

Tiroiditis granulomatosa subakut (Tiroiditis sel raksasa granulomatosa) adalah peradangan kelenjar tiroid yang biasanya terjadi setelah infeksi saluran pernafasan bagian atas.

Penyebab Tiroiditis Granulomatosa Subakut

tiroiditis granulomatosa subakut,pengertian tiroiditis granulomatosa subakut,definisi tiroiditis granulomatosa subakut,arti tiroiditis granulomatosa subakut,penyakit tiroiditis granulomatosa subakut,penyebab tiroiditis granulomatosa subakut,gejala tiroiditis granulomatosa subakut,akibat tiroiditis granulomatosa subakut,ciri tiroiditis granulomatosa subakut,tanda tiroiditis granulomatosa subakut,pengobatan tiroiditis granulomatosa subakut,mengobati tiroiditis granulomatosa subakut,cara menyembuhkan tiroiditis granulomatosa subakut,obat untuk tiroiditis granulomatosa subakut,obat tiroiditis granulomatosa subakutTiroiditis granulomatosa subakut mungkin disebabkan oleh virus dan timbul lebih mendadak dibandingkan tiroiditis Hashimoto.

Gejala Tiroiditis Granulomatosa Subakut

Tiroiditis granulomatosa subakut ini seringkali terjadi setelah suatu penyakit virus dan bermula sebagai apa yang disebut dengan nyeri tenggorokan, meskipun sebenarnya merupakan nyeri leher yang terlokalisir pada tiroid.

Kelenjar tiroid menjadi lunak dan biasanya timbul demam yang tidak terlalu tinggi (37,2-38,3?Celsius).

Nyeri bisa berpindah dari satu sisi ke sisi lainnya, menyebar ke rahang dan telinga dan terasa lebih nyeri jika penderita menggerakkan kepalanya atau jika penderita menelan. Penyakit ini seringkali terjadi setelah suatu penyakit virus dan bermula sebagai apa yang disebut nyeri tenggorokan, meskipun sebenarnya merupakan nyeri leher yang terlokalisir pada tiroid.

Penyakit ini seringkali terjadi setelah suatu penyakit virus dan bermula sebagai apa yang disebut nyeri tenggorokan, meskipun sebenarnya merupakan nyeri leher yang terlokalisir pada tiroid.

Peradangan biasanya menyebabkan kelenjar tiroid menghasilkan terlalu banyak hormon tiroid, sehingga terjadi hipertiroidisme, yang hampir selalu diikuti oleh hipotiroidisme sementara. Banyak penderita yang merasakan kelelahan yang luar biasa.

Diagnosa Tiroiditis Granulomatosa Subakut

Pada stadium awal, hasil pemeriksaan laboratorium biasanya menunjukkan kadar TSH yang rendah dan kadar T4 yang tinggi. Pada stadium akhir, kadar TSH biasanya tinggi dan kadar T4 rendah. Biopsi kelenjar tiroid menunjukkan peradangan sel raksasa.

Pengobatan Tiroiditis Granulomatosa Subakut

Aspirin atau obat anti peradangan non-steroid lainnya (misalnya Ibuprofen ) bisa mengurangi nyeri dan peradangan. Pada kasus yang sangat berat, bisa diberikan kortikosteroid (misalnya Prednison) selama 6-8 minggu. Jika pemberian kortikosteroid dihentikan, gejala penyakit tiroiditis granulomatosa subakut sering kembali muncul.