Sindroma Empty Sella

Monday, December 11th, 2017 - Gangguan Hormon, Penyakit

Definisi Sindroma Empty Sella

Kelenjar hipofisa sebagian dikelilingi oleh struktur bertulang yang disebut sella tursika. Jika kelenjar hipofisa tidak terlihat pada pemeriksaan CT scan atau MRI dari sella tursika, maka keadaan ini disebut Sindroma Empty Sella.

Penyebab Sindroma Empty Sella

sindroma empty sella,penyebab sindroma empty sella,definisi sindroma empty sella,yang dimaksud sindroma empty sella,arti v,gejala sindroma empty sella,diagnosa sindroma empty sella,obat untuk sindroma empty sella,sindroma empty sella pada anak,sindroma empty sella pada wanita,sindroma empty sella pada pria,akibat sindroma empty sella,pengobatan sindroma empty sella,mengobati sindroma empty sella,penyakit sindroma empty sella,cara mengobati sindroma empty sellaSindroma empty sella primer terjadi jika suatu kelainan anatomis yang kecil diatas kelenjar hipofisa menyebabkan bertambahnya tekanan di dalam sella tursika sehingga kelenjar hipofisa merapat di sepanjang dinding sella. Seringkali ditemukan secara tidak sengaja pada pemeriksaan radiologis otak. Fungsi hipofisa biasanya normal dan tidak terdapat gejala. Pada 10-15% penderita, kadar hormon prolaktin sedikit meningkat dan ini bisa mempengaruhi fungsi indung telur dan buah zakar yang normal.

Jika penyebabnya adalah penyusutan kelenjar hipofisa akibat trauma (misalnya pembedahan, cedera kepala, terapi penyinaran), maka keadaan ini disebut sindroma empty sella sekunder. Penderita menunjukkan tanda dan gejala akibat hilangnya sebagian atau seluruh fungsi kelenjar hipofisa.

Sindroma empty sella paling sering ditemukan pada wanita yang mengalami kelebihan berat badan atau menderita tekanan darah tinggi. Sindroma ini juga seringkali dihubungkan dengan kelainan fungsi kelenjar hipofisa pada anak-anak (misalnya kekurangan hormon pertumbuhan).

Gejala Sindroma Empty Sella

Gejala sindroma empty sella primer :

  • Seringkali tidak ditemukan gejala akibat hilangnya fungsi kelenjar
  • Kadang gejala timbul akibat peningkatan kadar hormon prolaktin
  • Menstruasi yang tidak teratur atau tidak terjadi menstruasi
  • Libido (nafsu birahi) yang rendah
  • Impotensia (disfungsi ereksi).

Gejala-gejala pada sindroma empty sella sekunder timbul akibat hilangnya fungsi kelenjar :

  • letih, lesu
  • tidak tahan terhadap cuaca dingin
  • nafsu makan berkurang
  • penurunan berat badan
  • nyeri perut
  • tekanan darah rendah
  • sakit kepala
  • gangguan penglihatan
  • jika sindroma ini terjadi pada masa pertumbuhan, maka tinggi badan biasanya pendek (<150 cm)
  • rambut ketiak atau rambut kemaluan mengalami kerontokan
  • wanita : terhentinya siklus menstruasi, kemandulan, kegagalan menyusui
  • pria : hasrat seksual menurun, rambut wajah atau rambut tubuh mengalami kerontokan
  • anak-anak : pertumbuhan badan dan perkembangan seksualnya lambat.

Diagnosa Sindroma Empty Sella

Rontgen atau CT scan/MRI tulang tengkorak menunjukkan adanya pembesaran sella tursika dan tidak adanya gambaran kelenjar hipofisa.

Pengobatan Sindroma Empty Sella

Pada sindroma empty sella primer, jika tidak timbul gejala, maka tidak perlu diberikan pengobatan khusus. Jika kadar prolaktin tinggi dan mengganggu fungsi indung telur maupun buah zakar, maka diberikan obat-obatan yang menekan pembentukan prolaktin (misalnya Bromocriptine ). Penderita sindroma empty sella sekunder biasanya harus menjalani terapi sulih hormon.