Hiponatremia

Friday, December 15th, 2017 - Penyakit

Hiponatremia (kadar natrium darah yang rendah) adalah konsentrasi natrium yang lebih kecil dari 136 mEq/L darah.

Penyebab Hiponatremia

Konsentrasi natrium darah menurun jika natrium telah dilarutkan oleh terlalu banyaknya air dalam tubuh. Pengenceran natrium bisa terjadi pada orang yang minum air dalam jumlah yang sangat banyak (seperti yang kadang terjadi pada kelainan psikis tertentu) dan pada penderita yang dirawat di rumah sakit, yang menerima sejumlah besar cairan intravena. Jumlah cairan yang masuk melebihi kemampuan ginjal untuk membuang kelebihannya.

hiponatremia,hiponatremia adalah,hyponatremia,hiponatremia berat,hiponatremia pada ckd,hiponatremia ppt,hiponatremia koreksi,hyponatremia artinya,hiponatremia berulang,bahaya hiponatremia,hiponatremia ringan sedang berat,hiponatremia pada bayi,gejala hiponatremia berat,hiponatremia gejala,gejala hiponatremia adalah,hiponatremia pada ibu menyusui,obat untuk hiponatremia,penyebab hiponatremia,akibat hiponatremia,menyembuhkan hiponatremia,penyakit hiponatremiaAsupan cairan dalam jumlah yang lebih sedikit (kadang sebanyak 1L/hari), bisa menyebabkan hiponatremia pada orang-orang yang ginjalnya tidak berfungsi dengan baik, misalnya pada gagal ginjal.

Hiponatremia juga sering terjadi pada penderita gagal jantung dan sirosis hati, dimana volume darah meningkat. Pada keadaan tersebut, kenaikan volume darah menyebabkan pengenceran natrium, meskipun jumlah natrium total dalam tubuh biasanya meningkat juga.

Hiponatremia terjadi pada orang-orang yang kelenjar adrenalnya tidak berfungsi (penyakit Addison), dimana natrium dikeluarkan dalam jumlah yang sangat banyak. Pembuangan natrium ke dalam air kemih disebabkan oleh kekurangan hormon aldosteron.

Penderita Syndrome of Inappropriate Secretion of Antidiuretik Hormone (SIADH) memiliki konsentrasi natrium yang rendah karena kelenjar hipofisa di dasar otak mengeluarkan terlalu banyak hormon antidiuretik. Hormon antidiuretik menyebabkan tubuh menahan air dan melarutkan sejumlah natrium dalam darah.

Penyebab SIADH:

  1. Meningitis dan ensefalitis
  2. Tumor otak
  3. Psikosa
  4. Penyakit paru-paru (termasuk pneumonia dan kegagalan pernafasan akut)
  5. Kanker (terutama kanker paru dan pankreas)
  6. Obat-obatan:
    • chlorpropamide (obat yang menurunkan kadar gula darah)
    • Carbamazepine (obat anti kejang)
    • Vincristine (obat anti kanker)
    • Clofibrate (obat yang menurunkan kadar kolesterol)
    • Obat-obat anti psikosa
    • ibuprofen dan analgetik lainnya yang dijual bebas
    • Vasopressin dan oxytocin (hormon antidiuretik buatan).

Gejala Hiponatremia

Beratnya gejala sebagian ditentukan oleh kecepatan menurunnya kadar natrium darah. Jika kadar natrium menurun secara perlahan, gejala cenderung tidak parah dan tidak muncul sampai kadar natrium benar-benar rendah. Jika kadar natrium menurun dengan cepat, gejala yang timbul lebih parah dan meskipun penurunannya sedikit, tetapi gejala cenderung timbul.

Otak sangat sensitif terhadap perubahan konsentrasi natrium darah. Karena itu gejala awal dari hiponatremia adalah letargi (keadaan kesadaran yang menurun seperti tidur lelap, dapat dibangunkan sebentar, tetapi segera tertidur kembali).

Sejalan dengan makin memburuknya hiponatremia, otot-otot menjadi kaku dan bisa terjadi kejang. Pada kasus yang sangat berat, akan diikuti dengan stupor (penurunan kesadaran sebagian) dan koma.

Diagnosa Hiponatremia

Diagnosis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan darah dan gejala-gejalanya.

Pengobatan Hiponatremia

Hiponatremia berat merupakan keadaan darurat yang memerlukan pengobatan segera. Cairan intravena diberikan untuk meningkatkan konsentrasi natrium darah secara perlahan. Kenaikan konsentrasi yang terlalu cepat bisa mengakibatkan kerusakan otak yang menetap.

Asupan cairan diawasi dibatasi dan penyebab hiponatremia diatasi. Jika keadaannya memburuk atau tidak menunjukkan perbaikan setelah dilakukannya pembatasan asupan cairan, maka pada SIADH diberikan demeclocycline atau diuretik Thiazide untuk mengurangi efek hormon antidiuretik terhadap ginjal penderita hiponatremia.