Hipomagnesemia

Friday, December 15th, 2017 - Penyakit

Definisi Hipomagnesemia 

Hipomagnesemia (kadar magnesium yang rendah dalam darah) adalah suatu keadaan dimana konsentrasi magnesium dalam darah kurang dari 1,6 mEq/L darah.

Penyebab Hipomagnesemia

Penyakit dimana terjadi hipomagnesemia adalah kompleks dan biasanya merupakan akibat dari gangguan nutrisi dan metabolisme.hipomagnesemia,hipomagnesemia adalah,hipomagnesemia pdf,askep hipomagnesemia,definisi hipomagnesemia,pengertian hipomagnesemia dan hipermagnesemia,etiologia de hipomagnesemia,pengobatan hipomagnesemia,definisi hipomagnesemia,arti hipomagnesemia,hipomagnesemia pada manusia,hipomagnesemia pada bayi,hipomagnesemia pada wanita hamil,hipomagnesemia pada ibu menyusui,obat untuk hipomagnesemia,gejala hipomagnesemia,ciri hipomagnesemia,penyakit hipomagnesemia

Penyebab tersering dari hipomagnesemia adalah asupan yang kurang, yang berhubungan dengan kelaparan atau kelainan penyerapan di usus dan pengeluaran yang berlebihan oleh ginjal.

Hipomagnesemia juga sering terjadi pada orang-orang yang mengkonsumsi alkohol dalam jumlah yang banyak atau yang mengalami diare terus menerus dalam waktu yang lama.

Kadar aldosteron, hormon antidiuretik atau hormon tiroid yang tinggi dapat menyebabkan hipomagnesemia karena terjadi pembuangan yang berlebihan oleh ginjal.

Penggunaan diuretik, obat anti jamur amphotericin B atau obat anti kanker cisplatin dapat juga dapat menyebabkan hipomagnesemia.

Gejala Hipomagnesemia

Hipomagnesemia dapat menyebabkan:

  • kehilangan nafsu makan
  • mual
  • muntah
  • mengantuk
  • kelemahan
  • perubahan kepribadian
  • kejang otot
  • gemetar.

Jika hipomagnesemia terjadi bersamaan dengan hipokalsemia, keadaan hipomagnesemia harus diobati terlebih dahulu sebelum mengobati hipokalsemia.

Diagnosa Hipomagnesemia

Diagnosis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan darah dan gejala-gejalanya. Pada analisi laboraturium, kadar magnesium serum kurang dari 1,5mEq/L atau 1,8 mg/dl (SI: 0,75mmol/L). Hipomagnesemia seringkali berkaitan dengan hipokalemioa dan hipokalsemia. Sekitar 25% magnesium berikatan dengan protein terutama seringkali dengan albumin. Penurunan albumin karenya dapat menurunkan hasil total konsentrasi magnesium. Evaluasi EKG mencerminkan difesiensi magnesium, kalium, dan kalsium, takiaritmia perpanjangan interval PR dan QT, pelebaran QRS, depresi ST, dan pendataran gelombang T. Torsades de pointes, suatu bentuk takikardia ventikuler berkaitan dengan perubahan ketiga elektrolit tersebut. PVC, PAT, dan blok jantung dapat juga terjadi. Kadar magnesium urine dapat membatu dalam mengidentifikasi penyebab penipisan magnesium dan dilakukan setela pemberian magnesium sulfat

Pengobatan Hipomagnesemia

Jika timbul gejala atau jika konsentrasi magnesium sangat rendah (kurang dari 1 mEq/L darah), diberikan magnesium per-oral maupun melalui suntikan di otot (intramuskuler) atau pembuluh balik (intravena) pada penderita hipomagnesemia tersebut.