Hipokalemia

Friday, December 15th, 2017 - Penyakit

Hipokalemia (kadar kalium yang rendah dalam darah) adalah suatu keadaan dimana konsentrasi kalium dalam darah kurang dari 3.8 mEq/L darah.

Penyebab Hipokalemia

Ginjal yang normal dapat menahan kalium dengan baik. Jika konsentrasi kalium darah terlalu rendah, biasanya disebabkan oleh ginjal yang tidak berfungsi secara normal atau terlalu banyak kalium yang hilang melalui saluran pencernaan (karena diare, muntah, penggunaan obat pencahar dalam waktu yang lama atau polip usus besar). Hipokalemia jarang disebabkan oleh asupan yang kurang karena kalium banyak ditemukan dalam makanan sehari-hari.

Hipokalemia,hipokalemia ekg,hipokalemia periodik paralisis,hipokalemia berat,hipokalemia gejala,hipokalemia menyebabkan,hipokalemia pada anak,hipokalemia pada ibu hamil,hipokalemia itu apa,hipokalemia anak,hipokalemia ringan,hipokalemia terapi,hipokalemia gejalanya,hypokalemia adalah,hipokalemia adalah,hypokalemia apa itu,hipokalemia bisa sembuh,gejala hipokalemia berat,koreksi hipokalemia berat,bahaya hipokalemia,bagan hipokalemia,penyebab hipokalemia berulang,apakah hipokalemia bisa sembuh total,hipokalemia pada bayi,askep hipokalemia berat,apakah hipokalemia bisa sembuh,apakah hipokalemia bisa disembuhkan,apakah hipokalemia bisa kambuh,penanganan hipokalemia berat,hipokalemia pada bayi adalah,hipokalemia dapat menyebabkan,hipokalemia disebabkan oleh,anatomi fisiologi hipokalemia,pemeriksaan fisik hipokalemia,gejala hipokalemia adalah,gejala hipokalemia dan hiperkalemia,hipokalemia dan gagal ginjal,hipokalemia pada gagal ginjal kronik,hipokalemia pada gagal jantung,askep gadar hipoglikemia,hipokalemia jantung,hipokalemia jurnal,hipokalemia pada jantung,hipokalemia dan jantung,hipokalemia koreksi,hipokalemia kejang,hipokalemia kembung,hipokalemia kronik,hipokalemia karena,hipokalemia karena diare,hipokalemia kronis,hipokalemia (kekurangan kalium),koreksi hipokalemia pada anak,komplikasi hipokalemia adalah,kram hipokalemia,hipokalemia pada kehamilan,hipokalemia menyebabkan kejang,hipokalemia menyebabkan aritmia,hipokalemia menyebabkan kembung,hipokalemia makanan,manifestasi hipokalemiaKalium bisa hilang lewat air kemih karena beberapa alasan. Yang paling sering adalah akibat penggunaan obat diuretik tertentu yang menyebabkan ginjal membuang natrium, air dan kalium dalam jumlah yang berlebihan.

Pada sindroma Cushing, kelenjar adrenal menghasilkan sejumlah besar hormon kostikosteroid termasuk aldosteron. Aldosteron adalah hormon yang menyebabkan ginjal mengeluarkan kalium dalam jumlah besar.

Ginjal juga mengeluarkan kalium dalam jumlah yang banyak pada orang-orang yang mengkonsumsi sejumlah besar kayu manis atau mengunyah tembakau tertentu. Penderita sindroma Liddle, sindroma Bartter dan sindroma Fanconi terlahir dengan penyakit ginjal bawaan dimana mekanisme ginjal untuk menahan kalium terganggu.

Obat-obatan tertentu seperti insulin dan obat-obatan asma (albuterol, terbutalin dan teofilin), meningkatkan perpindahan kalium ke dalam sel dan mengakibatkan hipokalemia. Tetapi pemakaian obat-obatan ini jarang menjadi penyebab tunggal terjadinya hipokalemia.

Gejala Hipokalemia

Hipokalemia ringan biasanya tidak menyebabkan gejala sama sekali. Hipokalemia yang lebih berat (kurang dari 3 mEq/L darah) bisa menyebabkan kelemahan otot, kejang otot dan bahkan kelumpuhan. Irama jantung menjadi tidak normal, terutama pada penderita penyakit jantung.

Diagnosa Hipokalemia

Diagnosis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan darah dan gejala-gejalanya.

Pengobatan Hipokalemia

Kalium biasanya dapat dengan mudah digantikan dengan mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung kalium atau dengan mengkonsumsi garam kalium (kalium klorida) per-oral. Kalium dapat mengiritasi saluran pencernaan, sehingga diberikan dalam dosis kecil, beberapa kali sehari.

Sebagian besar orang yang mengkonsumsi diuretik tidak memerlukan tambahan kalium. Tetapi secara periodik dapat dilakukan pemeriksaan ulang dari konsentrasi kalium darah sehingga sediaan obat dapat diubah bilamana perlu.

Pada hipokalemia berat, kalium bisa diberikan secara intravena. Hal ini dilakukan dengan sangat hati-hati dan biasanya hanya dilakukan di rumah sakit, untuk menghindari kenaikan kadar kalium yang terlalu tinggi pada penderita hipokalemia .