Alkalosis Metabolik

Thursday, December 14th, 2017 - Penyakit

Alkalosis Metabolik adalah suatu keadaan dimana darah dalam keadaan basa karena tingginya kadar bikarbonat. Tingkat basa cairan tubuh yang tinggi akan menyebabkan alkalosis metabolik (alkalosis metabolic), sedangkan kelebihan asam akan menyebabkan asidosis metabolik (metabolic acidosis).

Alkalosis adalah kondisi dimana pH cairan tubuh, terutama darah, memiliki kandungan basa berlebih.

Dalam kondisi ini tingkat pH dari jaringan tubuh lebih tinggi dari kisaran pH normal. Peningkatan basa disebabkan oleh naiknya konsentrasi serum bikarbonat (HCO3).

Ini adalah gangguan yang disebabkan oleh hilangnya atau turunnya ion hidrogen yang dipicu meningkatnya kadar bikarbonat dalam tubuh. Secara sederhana, alkalosis disebabkan oleh hilangnya hidrogen (H +) atau meningkatnya bikarbonat (HCO3).

Penyebab Alkalosis Metabolik

Alkalosis metabolik terjadi jika tubuh kehilangan terlalu banyak asam. Sebagai contoh adalah kehilangan sejumlah asam lambung selama periode muntah yang berkepanjangan atau bila asam lambung disedot dengan selang lambung (seperti yang kadang-kadang dilakukan di rumah sakit, terutama setelah pembedahan perut).alkalosis metabolik,alkalosis metabolik terapi,alkalosis metabolik akut,alkalosis metabolik terkompensasi,alkalosis metabolik terkompensasi sebagian,alkalosis metabolik penyebab,alkalosis metabolik adalah,perbedaan alkalosis metabolik dan respiratorik,pengertian alkalosis metabolik dan respiratorik,efek alkalosis metabolik,gejala alkalosis metabolik,gejala alkalosis metabolik adalah,gangguan alkalosis metabolik,alkalosis metabolik jantung,jurnal alkalosis metabolik,kompensasi alkalosis metabolik,koreksi alkalosis metabolik,komplikasi alkalosis metabolik,makalah alkalosis metabolik,mekanisme alkalosis metabolik,obat alkalosis metabolik,alkalosis metabolik pada diare,penderita alkalosis metabolik unsur yang tidak terkompensasi,penderita alkalosis metabolik unsur yang tidak terkompensasi adalah,pada penderita alkalosis metabolik unsur yang tidak terkompensasi

Pada kasus yang jarang, alkalosis metabolik terjadi pada seseorang yang mengkonsumsi terlalu banyak basa dari bahan-bahan seperti soda bikarbonat. Selain itu, alkalosis metabolik dapat terjadi bila kehilangan natrium atau kalium dalam jumlah yang banyak mempengaruhi kemampuan ginjal dalam mengendalikan keseimbangan asam basa darah.

Penyebab utama akalosis metabolik :

  • Penggunaan diuretik (tiazid, furosemid, asam etakrinat)
  • Kehilangan asam karena muntah atau pengosongan lambung
  • Kelenjar adrenal yang terlalu aktif (sindroma Cushing atau akibat penggunaan kortikosteroid).

Gejala Alkalosis Metabolik

Alkalosis metabolik dapat menyebabkan iritabilitas (mudah tersinggung), otot berkedut dan kejang otot; atau tanpa gejala sama sekali.

Bila terjadi alkalosis yang berat, dapat terjadi kontraksi (pengerutan) dan spasme (kejang) otot yang berkepanjangan (tetani).

Diagnosa Alkalosis Metabolik

Dilakukan pemeriksaan darah arteri untuk menunjukkan darah dalam keadaan basa.

Pengobatan Alkalosis Metabolik

Biasanya alkalosis metabolik diatasi dengan pemberian cairan dan elektrolit (natrium dan kalium) .

Pada kasus yang berat, diberikan amonium klorida secara intravena.

Untuk mengurangi edema / penumpukan cairan dapat diberikan Asetazolamide, sedangkan untuk menghemat kadar kalium dapat diberikan Triamterene, Spironolactone, Amiloride

Captopril, Enalapril, Lisinopril dapat diberikan untuk kasus alkalosis metabolik yang disebabkan oleh penyakit hiperaldosteron.